Showing posts with label Antara Jawa Timur & Jawa Tengah :). Show all posts
Showing posts with label Antara Jawa Timur & Jawa Tengah :). Show all posts

Thursday, November 7, 2013

ANTARA JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR: BAHASA KESEHARIAN YANG BERBEDA (Part 4)



Hai. Setelah lama tidak menuliskan tentang beberapa kosakata dalam bahasa keseharian yang berbeda antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, kali ini ingin menulis lagi.
Sebenarnya aku akhir-akhir ini jarang menemukan perbedaan itu. Karena tidak terlalu memperhatikan. Tapi masih ada beberapa kata yang aku simpan kok, diantaranya:
BAREKNE
Bagi masyarakat Jawa Timur, BAREKNE mempunyai arti lagian/lagipula. Sedangkan orang Jawa Tengah tidak mengenal kata BAREKNE. Ketika berbicara “lagian” ya lagian aja, mungkin atau terkadang menggunakan kata “rawurung”.
Contoh:
Misalnya kita akan mengatakan : lagipula anaknya kan memang cantik, diapain tetap aja cantik.
  • Jawa Timuran: Barekne arek;e ancen ayu, diapakno pancet ae ayu.
  • Jawa Tengah: Rawurung cahe kan pancen ayu, diapakne wae yo tetep ayu.
CEK
CEK bagi orang jawa timur artinya BIAR. CEK tidak dikenal di Jawa Tengah. Orang Jawa Tengah kalau berbicara BIAR ya BEN,GEN,SUPOYO.
Contoh:
Misalnya kita akan membuat kalimat : Senyum gitu lho Sayangg, biar agak cantik.
  • Jawa Timuran: Mesem ngono lho Sayangg CEK rodok ayuuu
  • Jawa Tengah: Mesem ngono lho Sayang BEN rodok ayuu
Kalau berbicara BIARKAN, BIARIN
Biarkan saja dia pergi meninggalkan kamu
  • Jawa Timur: Cekno arek’e lungo ninggal awakmu
  • Jawa Tengah: Ben waelah cahe lungo niggalke kowe
WAS/WASNO
Was/Wasno bagi orang Jawa Timur artinya Lihat/Liaten. Orang Jawa Tengah juga mengenal kata WAS, mempunyai makna yang sama, namun jarang digunakan. Kalau misalnya berbicara LIHAT, DILIHATIN menggunakan kata :INGET, DI INGETI
Contoh:
Misalnya akan membuat kalimat: Ken Dedes,kamu dilihatin terus ma Ken Arok, apa Tunggul Ametung gak cemburu?
  • Jawa Timur      : Ken Dedes, kon diwasno ae mbek Ken Arok, Tunggul Ametung gak cemburu a????? : )
  • Jawa Tengah  :Ken Dedes! Kowe DI INGETI wae mbi Ken Arok, opo Tunggul Ametung ora cemburu??
BABAAAAAA, BABA WESS
Babaa atau Baba wes mempunyai arti TERSERAH. Kata ini tidak digunakan oleh orang Jawa Tengahan, bahkan mungkin orang Jawa Tengah gak ngerti dengan makna kata ini. Kalau berbicara TERSERAH pada umumnya sih menggunakan “karepmu” “karepe”, tapi yang sering digunakan adalah kata “MBOYAK!!!”
Contoh:
Ketika kita akan membuat kalimat “udahlah terserah, salah apa bener yang penting udah ku kerjakan.
  • Jawa Timur      : baba wesss, salah po bener! Penting wes tak kerjakno
  • Jawa Tengah  : mboyaklah!! Salah pok bener sing penting wes tak garap!
Udah, cukup ini dulu yaaa. Lain kali aku akan membahas lebih banyak lagi.. : )
Kalau ada waktu <kalau bisa membagi waktu denk : )>

Read more »

Sunday, October 20, 2013

ANTARA JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR: BAHASA YANG BERBEDA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (part 3)

Hai, aku mau bahas lagi tentang perbedaan bahasa keseharian yang digunakan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur ya..
Kali ini aku sudah menemukan beberapa kosakata yang berbeda (vocab) gitu maksudnya. Hehe...

BE’E
Be’e bagi orang Malang atau Jawa Timur artinya “mungkin”. Contoh kalimatnya adalah : Be’e arek’e lali=mungkin anaknya lupa. Sedangkan orang Jawa Tengah tidak mengenal kata Be’e. Kalau mengatakan mungkin :Kayak’e (koyok’e) dan biasa disingkat “Yak’e”. Contoh penerapannya dalam kalimat : Keri ning omah koyok’e = ketinggalan dirumah mungkin. Aku gak mudheng, mung yak’e ae ngono =aku gak tau, cuman mungkin aja.

MASIYO
Akhirnya aku mengetahui juga artinya MASIYO ini. Kemarin-kemarin sering denger sih, tapi aku gak nanya apa arti sebenarnya. Ternyata kata Linda, MASIYO adalah meskipun, walaupun. Oh.............. gitu...
Masiyo adoh, tetep ae arek iki ngajak =walaupun jauh, tetap saja anak ini ngajak.
Sedangkan orang Jawa Tengah tidak mengenal kata MASIYO. Terus kata apa yang digunakan untuk menggantikan meskipun dan walaupun? Menggunakan kata SENAJAN. Contoh dalam kalimat : SENAJAN MUNG SEDHELO, SING PENTING ISO MARENI KANGEN IKI= walaupun Cuma sebentar yang penting bisa ngobati kangen ini.


LEK

Lek (vokal E adalah E yang digunakan dalam kata bahasa Indonesia cengeng) bagi orang Jawa Timur artinya KALAU. Contoh: Lek awakmu iso = Kalau kamu bisa.
Sedangkan orang Jawa Tengah tidak mengenal kata Lek. Lek ya Lek menggunakan vokal E dalam kata Setan. Lek =Om/paman gitu,, (Paklek, Bulek). Kalau menyebut kata KALAU , JIKA ya menggunakan kata YEN,NEK, NAK.
Contoh:
  • Nak aku i sakjane iso-iso ae, tapi wegah =kalau aku sih sebenarnya bisa-bisa aja tapi males.
  • Yen kowe pancen sanggem ngenteni aku yo karepmu =Kalau kamu memang sanggup menunggu aku ya.... terserah!
  • Nek misale sesok prei, kowe dolan rene yaa =kalau misalnya besok libur kamu main kesini ya?

THITHIK
Thithik bagi orang Jawa Timur artinya sedikit. Sedangkan orang Jawa Tengah tidak mengenal kata Thithik. Kalau bicara “sedikit” ya Sethithik dan disingkat menjadi Sithik. Sebenarnya cukup sama kan ya? Hanya saja kalau bicaranya gak ditempat masing-masing pasti membingungkan. Ya kayak lagu “Bukak sithik Josss!!!” > aku biasanya nyebutnya gitu. Tapi orang Jawa Timur ada yang bilang “Bukak thithik Joss”.

 
NDUKUR/DUKUR
Bagi orang Jawa Timur NDUKUR artinya “tinggi”. Jadi kalau ngomong “Ndek Ndukur Meja” artinya “diatas meja”. Sedangkan orang Jawa Tengah dan khususnya tempat saya tidak mengenal kata NDUKUR. Kalau bicara “tinggi” ya DUWUR. Ya memang sedikit mirip juga sih.. tapi tetap aja gak tau artinya kalau gak terbiasa.
Contoh:
  • Bocahe dhuwur banget =anaknya tinggi banget
  • Segone ana ndhuwur mejo= nasinya ada diatas meja.

LOGOR (LUGUR)
Logor bagi orang Jawa Timur artinya “JATUH” >> mungkin mengacu ke BENDA aja kali yaa? Misal: Hapenya jatuh=Hapene Logor. Sedangkan untuk ORANG (kata JATUH yang mengacu ke orang ya TIBO) . Misal: Dhella jatuh/kepleset=Dhella tibo.
Sedangkan orang Jawa Tengah gak mengenal kata LOGOR, kalau penggunaan kata TIBO sih ya sama, orang Jawa Tengah menggunakan kata TIBO untuk mengungkapkan orang yang jatuh. Tapi kalau JATUH mengacu ke BENDA ya menggunakan kata “JEBLOK” tapi JEBLOK ini bisa juga mengacu ke orang lho ya, karena JEBLOK/JUBLOK ini definisi dari JATUHNYA SESUATU DARI ATAS KE BAWAH. Pensil jatuh dari atas meja ya JEBLOK, orang jatuh dari pohon kelapa ya JEBLOK. Hehe, jadi ya gitu.

Read more »

Thursday, October 17, 2013

ANTARA JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR : PERBEDAAN BAHASA SEHARI-HARI YANG DIGUNAKAN (Part 2)




Hai hai.. kembali lagi dengan pembahasan MY EAST JAVA dan my central java tersayang...
Kali ini aku sudah memahami beberapa kosakata Malangan atau Jawa Timuran Timur gitu deh... :)
Karena ini sangat membantu temen saya banget yang pingin ngerti juga tentang bahasa keseharian di Jawa Timur : )
Oke, ..kali ini aku mau bahasa seputar kalimat tanya atau UKARA PITAKON yang berbeda antara Jawa Timur dan Jawa Tengah : )


PO’O
Hehe, awalnya aku ngerasa gimana gitu......... dengan kata ini..
PO’O yang merupakan akronim dari OPO’O bagi orang Jawa Timur artinya: KENAPA.
Dulu pertama kali aku denger pertanyaan ini dari temenku Yoseph, dia bertanya ke aku “PO’O????” waktu aku nangis setelah presentasi Makro Ekonomi semester satu dulu (Hehe... inget masa-masa cengeng dan aksi cengengisasi masa lalu yaaa : P)
Tapi aku gak tau artinya apa....... aku juga gak terlalu memperhatikan orang yang bicara dengan bahasa yang aku gak tau........
Karena selama ini ya........ aku bingung aja kalau harus ngomong PO’O gitu...
(jadi ya mending ngomong pakai bahasa Indonesia aja kan... daripada terlihat gimana gituuu)
Kalau orang ditempat tinggal aku kan, ngomongnya bukan PO’O tapi KENA APA? (dengan vokal  atau KENO OPO?) gitu...tau bisa juga bahasa tiap harinya KENEK OPO? KENENG OPO? Kalau bahasa halusnya ya KENGENG NAPA??
PO’O NANGIS=KENEK OPO NANGIS=KENAPA NANGIS?

NYAPO
Nyapo tuh bagi orang Jawa Timur artinya NGAPAIN? LAGI APA??
Gitu kali yaa... hehhehe..
Aku kira dulu Nyapo itu artinya kenapa, atau kena apaaaa??? Gitu...
Makanya aku gak mau ngomong PO’O NYAPO karena pernah ketuker..
^malu........^ ntar dikira sok tau malahan..... heheheh : )
Kalau orang Jawa Tengahan NYAPO artinya MENYAPU... hehehe (kalau O nya ada dua kan jadi U)
Ya... intinya orang Jawa Tengah gak ngenal NYAPO LAPO PO’O gitulah...
Hehehe.....
Kalau misalnya tanya lagi ngapain ya..... = LAGI OPO KOWE... LAGI NGAPA KOWE...
Gitu.........

MASIYO
Sampai sekarang aku belum paham apa artinya....... dan aku nanya Linda, dia juga sulit ngartiinnya...
Hemm,,,,,,, akan ku cari tau.... kapan-kapan tentang arti kata MASIYO ini...


NYELANG
Hehhehe... tau artinya apaaa? Bagi orang Jawa Timuran nyelang adalah PINJAM atau Minjem...
“Nyelang bukue Linda =Minjem bukunya Della”
Sedangkan bagi orang Jawa Tengah nyelang artinya aapaaa? Nyelang banyu...
SELANG itu kan pipa air buat ngairi sawah... kalau nyelang ya berarti makai selang buat aliran air...
NYELANG BANYu adanya..... gak ada nyelang dalam konteks yang lain..
Terus kalau ngomong pinjem gimanaaa? Orang Jawa Tengah dan Jawa Timur Barat YA... : NYILIH
“nyILIH DUWETe Della...... = pinjem uangDella”

TIMBO
Aku pingin ketawa waktu dulu pernah dengar kata TIMBO ini...
TIMBO alias TIMBA yaaa bagi orang Jawa Timur sini tuh EMBER itu...
Heheh..........
Kalau orang JAWA TENGAHAN, timbo itu ya.. apa yaa...
Ya ember juga sih... tapi ember yang disumur kerek itu....
Kalau bilang ember ya ember aja gitu...hehehe

KRESEK
Bagi orang Jawa Timur kresek itu adalah plastik,,
Ya plastik untuk tempat belanjaan itu.. wadah gorenngan...
Hehhehe....... ^_^ lUucuuu yaaaa...
Kalau orang Jawa Tengah Kresek yaa....... KARUNG itu...lho...
Karung beras,,,,,,,, karung pupuk......
Bayangin beli gorengan di rumah,,, terus minta kresek...
Hahaha........ yang ada malahan diambilin karung ntar.......



Udah ya..... sampai disini dulu.....
Sebenernya masih banyak sih.... tapi aku bahas lain kali ajaaa.......
Ditunggu ajalah pembahasan-pembahasan tentang bahasa Jawa Timur vs Jawa Tengahan...
>> Yang bilang Jawa Timur kasar itu SALAH BESAR...
BAHASA JAWA TIMUR ITU JUSTRU LEBIH HALUS DARI BAHASA KESEHARIAN ORANG JAWA TENGAHAN LHO.......
HANYA SAJA, PENGUCAPANNYA DALAM LOGAT YANG KERAS ATAU KAKU...
Gak ... pelan dan medok seperti orang Jawa Tengahan,,
Jadi ya terkesan kasar....
Aksen orang Jawa Timur itu justru lebih sopan...

Read more »

Thursday, October 3, 2013

ANTARA JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR : KOSA KATA DALAM KESEHARIAN YANG BERBEDA (part 1)



 
mengapa ada bahasa ibu? karena ibulah yang mengajari kita bahasa: )
Walaupun sama-sama masih menggunakan bahasa jawa dan dalam satu pulau yaitu Jawa.
Jawa Tengah dan Jawa Timur mempunyai kosakata yang berbeda lho..
Memang gak semuanya, tetapi itu cukup membedakan dengan kosakata yang digunakan dalam percakapan sehari-hari.Tapi ya gak semuanya beda. Terlebih lagi Jawa Timur bagian barat, pasti punya kesamaan lebih banyak dengan Jawa Tengah bagian timur.:)
Contoh-contoh kosakata yang berbeda antara Jawa Timur dan Jawa Tengah:

  • MARI
Kata “mari” bagi orang Jawa Timur (seperti Malang dan Surabaya) berarti Selesai.
Jadi kalau bicara “tugasmu wes mari rek?” artinya: tugas kamu udah selesai?
Sedangkan bagi orang Jawa Tengah (khususnya Sragen, tempat saya tinggal)kata “mari” mempunyai arti sembuh.
Jadi kalau bicara “kowe wes mari tha?” artinya: kamu udah sembuhkah? > sembuh dari sebuah sakit maksudnya.
  • MENE
Kata “mene” bagi orang Jawa Timuran artinya besok. Sedangkan di Jawa Tengah tidak mengenal kosakata “mene”.
  • Jadi kalau ada temen saya ngomong “mene pak cip ono gak?” artinya : besok pak Cip ada apa enggak?
  • Gitu....: )
  • Sedangkan orang Jawa Tengah kalau ngomong “besok” menggunakan kata “sesok” atau bahasa halusnya “mbenjing”
  • Contoh:
  • Besok tugasnya harus dikumpulin = sesok tugase kudu dikumpulne.

  • MISUH, DIPISUHI
Hehe, sebenarnya kata ini baru saya pahami kemarin saja sih, waktu temen saya Linda nanya ke Fifi “loo fii awakmu diwasno mbek handri ae, lek ono ngomah gak dipisuhi a?”
Awalnya aku kaget aja sih, kok Linda ngomongnya sampai “dipisuhi”
  • Ternyata bagi orang Jatim, atau khususnya di Malang sini, “misuh” artinya marah dan “dpisuhi” artinya dimarahi.
Oalah.. ternyata gitu..
  • Sedangkan orang Jawa Tengah “misuh” mempunyai arti ngomong jelek, ngomong jorok seperti djan_c*** dan baji_ng^^^ gituu J
  • Jadi wajar kan kalau kemarin aku kaget :)
  • Hla trus kalau bicara marah dan dimarahi gimana? Orang Jateng atau dirumah saya, kalau ngomong marah ya “nesu” dimarahi ya “dinesuni” hehhe.

  • JEDHING
Kata “jedhing” bagi orang Jawa Timur artinya kamar mandi, sedangkan orang Jateng Jedhing gak tau artinya apa.
Hehe. Karena kalau ngomong kamar mandi ya kamar mandi.
  • AREP
Kata “arep” bagi orang Jawa Timur artinya “mau” tapi lebih ke “mau” menerima pemberian apa gak gitu..
Misalnya aku lagi makan Jambu, terus nawarin ke temenku Della “arep??”
Gitu..
Sedangkan bagi orang Jawa Tengah kata “arep” ya digunakan untuk maksud “mau” ‘akan” secara umum..
Saya akan ke rumah Linda = aku arep ning mae LINDA..
Saya mau roti ini.. =aku arep roti iki..
Gitu..
Sedangkan orang Jawa Timur kalau ngomong akan menggunakan kata “kate”
Mau kemana kamu =kate nandi awakmu, kate nandi kon?


  • AWAKMU

Orang Jawa Timur menggunakan kata “awakmu” untuk memanggil dan menggantikan kata “kamu” “dirimu” gitu...
“eh... awakmu po'o wingi gak mlebu kuliah?” = eh,, kamu kenapa kemarin gak masuk kuliah?
Sedangkan orang Jawa Tengah memaknai “awakmu” lebih ke arti “tubuh kamu”
Sama-sama untuk menunjuk orang tapi lebih ke fisik gitu..
Misalnya: awakmu iki ngapa kok abang kabeh ngene? =tubuh kamu ini kenapa kok merah semua gini?(mungkin penanya ngelihat tangan atau bagian fisik yang ditanyai berwarna merah atau apa)

Ya,, itu beberapa perbedaan yang digunakan oleh orang Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Masih banyak kosakata lain yang menarik untuk dibahas..
Aku tulis lain kali yaaa...
:)
Perbedaan itu indah.....:)

Read more »

Silahkan Tinggalkan Pesan dan Komentar Anda di sini... ; ) Terima Kasih atas Kunjungan Anda...

HARAP JANGAN PANGGIL SAYA "MAS" KARENA OWNER BLOG INI SEORANG WANITA